Hiroshima Castle, Penemuan Tak Disengaja

Niat ke Hiroshima Peace Memorial Park malah nggak sengaja ketemu Hiroshima Castle di tengah perjalanan yang ditempuh dengan jalan kaki dari JR Shin-Hakushima Station. Jadilah istirahat sejenak sambil hunting perahu di danau yang mengelilinginya.

Hiroshima jadi satu diantara 3 kota yang dituju saat traveling ke Jepang 11-18 November 2018 lalu. Menginap di Tokyo dan Osaka (walau cuma semalam), rencananya ke Hiroshima nggak menginap karena cuma penasaran mau melihat Hiroshima Peace Memorial Park yang sangat melegenda dan jadi ikon kota tersebut.

Hiroshima Peace Memorial Park jadi saksi bisu kekejaman Perang Dunia ke-2. Tepat di tanggal 6 Agustus 1945 pihak Sekutu menjatuhkan senjata paling mematikan dalam sejarah peradaban manusia, yakni Bom Atom (Atomic Bomb) yang disebut “Fat Man”. Pada waktu itu pihak Jepang memang sudah mengalami kekalahan demi kekalahan dalam Front Pasifik.

Namun sebagaimana adat yang sudah tertanam di dalam diri Dai Nippon, daripada menyerah tapi terhina lebih baik mati tapi terhormat. Mereka pun mengeluarkan amunisi terakhirnya yaitu Kamikaze. Inilah yang pada akhirnya membuat pihak sekutu memilih menggunakan senjata mematikan “Fat Man” dan menjatuhkannya di Hiroshima dan Nagasaki.

Oke itu sekilas tentang peristiwa Bom Atom Hiroshima (Hiroshima Atomic Bomb), sekarang kita balik lagi ke Hiroshima Castle. Ada yang bikin penasaran. Dilihat dari bangunanya kaya bangunan kuno di jaman Edo, tapi bukankah Hiroshima Peace Memorial Park jadi satu-satunya yang masih berdiri kokoh pasca dijatuhin “Fat Man”? Secara letak Hiroshima Castle-nya sendiri nggak terlalu jauh.

Hiroshima Castle, Di Bangun Ulang Tahun 1959

Ternyata dugaanku benar. Hiroshima Castle yang nggak sengaja ditemuin waktu trekking dari JR Shin Hakushima Station ke Peace Memorial Park bukanlah bangunan asli yang udah berdiri sejak tahun 1553 melainkan rekonstruksi di tahun 1959. Bangunan yang asli udah rata dengan tanah akibat di bom atom sekutu.

Meski bukan lagi bangunan asli, Hiroshima Castle tetap jadi daya tarik bagi siapa aja yang datang ke Hiroshima dan bisa jadi objek wisata unggulan di kota industri tersebut selain Peace Memorial Park. Nilai sejarah Hiroshima Castle tentunya nggak akan pernah memudar meski bangunan aslinya udah hancur rata dengan tanah.

Hiroshima Castle kini jadi tempat tujuan wisata di Hiroshima. Di sekeliling Hiroshima Castle ada semacam danau buatan yang disitu bisa dilewatin Perahu yang tentunya bisa disewa oleh pengunjung yang datang ke sana.

Hunting Perahu (The Boat Hunting) di Hiroshima Castle

Sayang karena terbatasnya waktu ditambah lagi niatan awal mimin cuma kepengen ke Peace Memorial Park jadi nggak mungkin masuk ke Hiroshima Castle. Keterbatasan waktu tersebut dikarenakan dari awal memang nggak ada rencana menginap di Hiroshima, cuma pulang hari naik Shinkansen. Targetnya udah nyampe di Tokyo sebelum tengah malam.

Faktor itulah yang akhirnya menbuat mimin harus memutar otak, gimana caranya supaya bangunan bersejarah ini nggak terlewatkan begitu aja. Apalagi ke Jepang paling banter juga setahun sekali, bukan setiap saat macam ke Jogja misalnya. Maka jadilah foto-foto bangunan Hiroshima Castle sekaligus hunting perahu di danaunya.

Khusus hunting perahu (The Boat Hunting) ini meninggalkan kesan tersendiri karena boleh dibilang nggak lazim dilakukan, apalagi sama seorang Railfans yang biasanya hunting kereta api. Atau kalopun bosan beraliihnya nggak jauh-jauh dari bus atau pesawat. Nah ini perahu? Okelah nggak apa-apa secara latarnya juga Hiroshima Castle.

Jadilah hunting perahu disitu sambil istirahat. Cuma huntingnya nggak bisa lama-lama juga karena tujuan utama belum tercapai, Peace Memorial Park. Meski sebentar tapi lumayan lah sebagai ganti nggak masuk ke dalam Hiroshima Castle karena dibatasi waktu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*